Langsung ke konten utama

Featured post

Sekoteng Pak Woh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan

Sekoteng PakWoh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan - Yang ada dipikiran kita kalo menyebut kata 'Sekoteng' pasti minuman atau wedang khas Jawa yang terbuat dari air jahe dan dihidangkan hangat-hangat atau pas panas. Iya tidak? Ada campuran yang disandingkan di dalamnya seperti kacang tanah, pacar cina, roti tawar semacam wedang ronde gitu-gitu lah, benar? Asyiknya dinikmati pas sore atau malam hari, waktu cuaca mulai menunjukkan dingin, dan dijual berkeliling. Penampakan sekoteng Pak Woh Di Pekalongan justru berbeda, sekoteng disajikan saat cuaca sudah mulai panas, pukul 09.00 naik lah dan isiannya bukan yang ada dalam bayangan saya atau anda hehehe ... Sekoteng khas Pekalongan, mempunyai isian yang berbeda, yakni perpaduan antara es sirup, roti tawar, regal atau roti marie dan miswa yang mirip mie biting itu, tapi erbuat dari tepung terigu. Awalnya dia tampak mengeras, lama kelamaan akan lembek (nyemek-nyemek) karena terkena es. Asal-Usul Sekot

Tips Membawa Bayi 5 Bulan dalam Perjalanan Jauh


Tips Membawa Bayi 5 Bulan dalam Perjalanan Jauh - Dua hari lalu saya melakukan perjalanan jauh, dari Comal ke Kendal bersama bayi 5 bulan.



Dari rumah Comal naik angkot warna kuning lebih dahulu, pindah dengan menggunakan mini bus, lantas turun di stasiun. Untuk menuju rumah Kendal, dibutuhkan naik angkutan satu kali saja. Tapi seharusnya semua bisa diminimalisir, hanya dengan 1x naik saja tanpa perlu berpindah.

 

Namanya di desa, angkutan adanya pagi tetapi karena menunggu ini dan itu akhirnya agak kesiangan. Dari angkutan kuning saya berpindah 2x, karena supir bus memindahkan saya, ibu, dan bayi 5 bulan dalam gendongan saya.

 

Awalnya ragu, bawa bayi 5 bulan kasihan dijalannya. Tetapi karena didampingi ibu dan suami, allhamdulillah semua dapat berjalan lancar. Justru dramanya setelah tiba di rumah Kendal.

 

Karena masih kecil, tidak begitu merepotkan namun tetap perlu dipersiapkan. Berikut ini, saya sharing bagaimana tips membawa balita perjalanan jauh dengan angkutan.

 

 

Ini Dia Tips Membawa Bayi perjalanan jauh

 

 


Hindari membawa barang terlalu banyak

 

Wajib banget buat yang bepergian sendirian atau berdua tapi dengan orang yang sudah sepuh. Misalnya nih, saya sama neneknya Gendis. Karena ibu sudah sepuh semaksimalmungin saya tidak membawa banyak barang.

 

Yang utama tas perlengkapan bayi, tas ibu dengan dompet, dan satu lagi barang pendukungnya. Karena saya melakukan perjalanan darat dan menggunakan angkutan umum, bukan mobil pribadi.

 

Kalau mobil pribadi sih mau bawa barang seberapa banyak pun enak dan tidak keberatan ketika diperjalanan.

 

Gunakan pakaian yang nyaman untuk bayi

 

Setiap baju pasti memiliki bahan berbeda, pilih yang memang nyaman, aman, dan bayi tidak gerah ketika memakainya.

 

Selain baju yang nyaman dan bisa menyerap keringat, pakaiakan juga baju hangat. Bisa sweeter, baju lengan panjang, atau jaket jikalau angin dan cuaca dingin menyerang. Kebetulan selain naik angkutan umum, saya naik kereta. Kerata kan AC-an tuh, pakaian tebal sangat berguna untuk balita

 

Cek berkala penggunaan popok

 

Saat bepergian penggunaan popok sangat membantu sekali, karena kita tidak perlu kebasahan dan ketika bayi ingin buang air kecil atau buang air besar.

 

Yang perlu diperhatikan banget adalah, ganti setiap 4jam sekali. Agar kulit bayi tidak iritasi, apalagi kulitnya kan masih sensitif ya kan? Tapi kalau dirasa sudah terlihat penuh tanpa perlu menunggu 4 jam ya harus diganti.

 

Terkadang bayi rewel bukan karena ingin menyusu, tapi karena popoknya penuh dan ia merasa tidak nyaman. Jangan sampai karena teledor kulit bayi sampai kemerahan.

 

Membawa obat-obatan

 

Daya tahan tubuh bayi tidak sekuat orang dewasa, membawa obat-obatan untuk bayi adalah hal yang penting. Obat-obatan bayi sederhana, misalnya seperti minyak telon, cream gatal, obat penurun panas, dan minyak angin.

 

Pastikan perjalanan kendaraan aman

 

Di tempat suami saya tinggal jalananya berlubang banget, kalau naik angkot bikin mules dan sakit perut. Tapi sekarang allhamdulillah sudah diaspal lagi, jadinya nyaman. Hal inilah yang bikin saya berani ajak Gendis antar neneknya pulang.

 

Perjalanan menggunakan kereta api juga allhamdulillah aman mulus, jadilah saya cukup berlega hati.

 

Siapkan dokumen anak bila diperlukan

 

Jadi saya naik kereta untuk pulang ke Kendal, setelah naik angkutan menuju stasiun. Ternyata harus ada data minimal akta anak, atau KK yang tercatat, bahwa ada nama anak tertera menjadi bagian dari keluarga kita saat memesan tiket kereta. Karena ini baru pertama kali, kami dimaklumi. Soalnya ada beberapa kereta juga tidak mengizinkan tanpa ada data penduduk, jadi sebelum itu terjadi siapkan data anak ya jika bepergian jauh menggunakan kereta.

 

Ingat waktu makan anak

 

Karena Gendis masih lima bulan, jadi konsumsi makanannya cukup ASI. Tetapi bayi di atas 6 bulan harus ada MPASI, maka perhatikan waktu makan dan porisinya ketika dalam perjalanan.

 

Membuat perjalanan menjadi menyenangkan

 

Allhamdulillah karena Gendis ini suka jalan-jalan, dia aman dan tidak rewel sama sekali. Justru ketika diabadikan momen poto atau video dia selalu tersenyum, dan malu-malu. Saya sering mengajaknya mengobrol dan bernyanyi dalam perjalanan.

 

Rewel sesekali paling ketika mengantuk dan mulai haus.


Semoga 'Tips Membawa Bayi 5 Bulan dalam Perjalanan Jauh', dapat bermanfaat ya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

cara menghitung diskon 20 persen di kalkulator

50 Ribu Diskon 20 Persen jadi Berapa - Jadi postingan ini saya buat sengaja, biar jadi bahan ingatan buat saya yang lemah dalam berhitung, hehehe ... Jujur cara menghitung diskon 20 persen di kalkulator, saya sempat browsing bagaimana yang tepat. Dan ... biar ilmu tersebut nggak menguap, akhirnya sengaja saya tuliskan ke blog. 50 Ribu Diskon 20 Persen jadi Berapa?   Hal apa sih yang membutuhkan potongan diskon sekian persen? Apalagi kalau bukan berbelanja hehehe ... penawaran menarik adalah saat kita melihat angka yang dibandrol sebuah produk terus ada embel-embel diskon. #Ea ... iya apa iya?   Cara menghitung diskon 20 persen, ternyata begitu mudah dan ini bisa diterpkan pokoknya yang diskon 20 persen deh. Misalnya nih 120 ribu diskon 20 persen jadi berapa, 20 ribu diskon 20 persen jadi berapa, 250 ribu diskon 20 persen jadi berapa, dan lain sebagainya. Pada intinya dalam menghitung sama alurnya.

Sekoteng Pak Woh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan

Sekoteng PakWoh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan - Yang ada dipikiran kita kalo menyebut kata 'Sekoteng' pasti minuman atau wedang khas Jawa yang terbuat dari air jahe dan dihidangkan hangat-hangat atau pas panas. Iya tidak? Ada campuran yang disandingkan di dalamnya seperti kacang tanah, pacar cina, roti tawar semacam wedang ronde gitu-gitu lah, benar? Asyiknya dinikmati pas sore atau malam hari, waktu cuaca mulai menunjukkan dingin, dan dijual berkeliling. Penampakan sekoteng Pak Woh Di Pekalongan justru berbeda, sekoteng disajikan saat cuaca sudah mulai panas, pukul 09.00 naik lah dan isiannya bukan yang ada dalam bayangan saya atau anda hehehe ... Sekoteng khas Pekalongan, mempunyai isian yang berbeda, yakni perpaduan antara es sirup, roti tawar, regal atau roti marie dan miswa yang mirip mie biting itu, tapi erbuat dari tepung terigu. Awalnya dia tampak mengeras, lama kelamaan akan lembek (nyemek-nyemek) karena terkena es. Asal-Usul Sekot

Pengalaman Naik Transjakarta Pertama Kali

Pengalaman Naik Transjakarta Pertama Kali - Beberapa kali pergi ke Jakarta, tapi sekalipun belum pernah naik Transjakarta dan baru kali ini kesan pertama saya rasakan. Akhirnya memutuskan untuk menuliskannya, sayang di sia-siakan momen kehidupan yang pernah dirasakan, iya nggak? Karena om Pram bilang, setiap pengalaman tak lain daripada fondasi kehidupan. Doel sahabat ngeblog saya, adalah orang yang kali pertama ngajakin naik Transjakarta. Perjalanan pertama kami mulai dari halte Senen, yang berakhir di Pulo Gadung. Rumah Doel lumayan deket dari terminal Pulo Gadung, karena kebetulan sebelum ke Bogor esok hari saya nebeng nginep di rumhanya. Thanks ya Doel, hemat duit deh hahaha ... nggak perlu nginep di hotel ya kan? Cara Naik Transjakarta untuk Pemula