Langsung ke konten utama

Featured post

Sekoteng Pak Woh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan

Sekoteng PakWoh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan - Yang ada dipikiran kita kalo menyebut kata 'Sekoteng' pasti minuman atau wedang khas Jawa yang terbuat dari air jahe dan dihidangkan hangat-hangat atau pas panas. Iya tidak? Ada campuran yang disandingkan di dalamnya seperti kacang tanah, pacar cina, roti tawar semacam wedang ronde gitu-gitu lah, benar? Asyiknya dinikmati pas sore atau malam hari, waktu cuaca mulai menunjukkan dingin, dan dijual berkeliling. Penampakan sekoteng Pak Woh Di Pekalongan justru berbeda, sekoteng disajikan saat cuaca sudah mulai panas, pukul 09.00 naik lah dan isiannya bukan yang ada dalam bayangan saya atau anda hehehe ... Sekoteng khas Pekalongan, mempunyai isian yang berbeda, yakni perpaduan antara es sirup, roti tawar, regal atau roti marie dan miswa yang mirip mie biting itu, tapi erbuat dari tepung terigu. Awalnya dia tampak mengeras, lama kelamaan akan lembek (nyemek-nyemek) karena terkena es. Asal-Usul Sekot

Naik ATV Motor Bareng Anak di Matahari Plaza Pekalongan


Naik ATV Motor Bareng Anak di Matahari Plaza Pekalongan - Sehari sebelum puasa saya dan suami sengaja jalan-jalan ke Pekalongan, dengan niat untuk membeli pastry hahaha ... ya, kami secinta itu dengan roti satu itu. Bonusnya Gendis juga bisa main ATV motor, di Matahari Plaza.


Mainan Anak di Matahari Plaza Pekalongan
Mainan Anak di Matahari Plaza Pekalongan


 

Awalnya mau langsung pulang, biar nggak kelamaan. Eh, malah hujan turun. Semoga hujannya menjadi hujan yang berkah, aamiin. Dan ... ada kurang lebih 2 jaman saya menunggu hujan mereda. Pastrynya juga belum matang, jadilah kami menunggu lagi.

 

Untunglah di depan Plaza Pekalongan ada Gerbang Nusantara, dan taman. Kami duduk bertiga, dan beberapa orang yang lain. Menatap hujan mereda sembari menikmati camilan hangat. Yaitu cimol sambel kacang. Rasanya enak, dua kali saya membeli dan tidak pernah gagal rasanya.

 

 

Mainan Anak di Matahari Plaza Pekalongan

 

 

Lokasi Matahari Plaza Pekalongan ini ada di Jl. Nusantara No. 5, Keputran, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. Buka dari pukul 09.30 sampai dengan 21.30 WIB. Jangan tanya berapa tiket masuknya ya, hehehe ... bercanda! Gratis kok masuk Matahari Plaza Pekalongan, hanya bayar parkir motor doang. Dan harga parkirnya dibandrol dengan harga Rp2000,-.

 

Sengaja mampir ke sini tapi saya tidak berniat untuk mampir ke matahari departement store, soalnya bawa bocil. Pasti rempong sekali, dan biasanya Gendis tidak betah digendong maunya turun dan ikut memilah-milih belanjaan.

 

Sembari Matahari Plaza Pekalongan dibuka seluruhnya, saya dan suami mengajak Gendis naik mobil-mobilan. Tapi Gendis justru tidak mau, tapi suka memegang-megang. Saya tahu sebenarnya dia penasaran, tapi masih takut-takut. Bisa sih digunakan dengan remote, tapi anaknya tidak mau.

 

Eh giliran di lapak yang sebelah, ada ATV motor yang bisa dinaiki bersama orangtuanya jadilah dia mau. Awalnya juga tidak mau dan memainkan klakson saja, tapi pas sudah jalan 3 kali puteran justru tidak mau turun. Ngajak Baduta memang PR banget, kadang apa yang dimau tidak keturutan akan berontak dan nangis.

 

Nggak hanya Gendis sih yang main, ada banyak anak-anak kecil yang juga naik motor ataupun mobil, ada burung-burung dan kuda-kudaan juga. Tapi Gendis memilih yang bisa didampingi orangtua.

 

Berapa harga yang harus dibayar untuk main wahana anak, seperti persewaan atv motor ini? Orangtua cukup merogoh kocek Rp20.000,- dengan waktu 15 menit saja. Wah ... untung banget ini sih yang punya hahaha ... Dengan waktu sesingkat itu, membayar duapuluh ribu. Sementara anak kecil mudah bocan. Bisa ditiru sih cara kerja bisnisnya, tapi harga untuk memiliki saja juga mahal ya kan? Belum lagi sewa lahannya juga perlu membayar. Ya, anggap standar lah ya skala di perkotaan. 


Naik ATV Motor Bareng Anak di Matahari Plaza Pekalongan

 

 

Naik ATV Motor Bareng Anak di Matahari Plaza Pekalongan - Sehari sebelum puasa saya dan suami sengaja jalan-jalan ke Pekalongan, dengan niat untuk membeli pastry hahaha ... ya, kami secinta itu dengan roti satu itu. Bonusnya Gendis juga bisa main ATV motor, di Matahari Plaza.

 

Awalnya mau langsung pulang, biar nggak kelamaan. Eh, malah hujan turun. Semoga hujannya menjadi hujan yang berkah, aamiin. Dan ... ada kurang lebih 2 jaman saya menunggu hujan mereda. Pastrynya juga belum matang, jadilah kami menunggu lagi.

 

Untunglah di depan Plaza Pekalongan ada Gerbang Nusantara, dan taman. Kami duduk bertiga, dan beberapa orang yang lain. Menatap hujan mereda sembari menikmati camilan hangat. Yaitu cimol sambel kacang. Rasanya enak, dua kali saya membeli dan tidak pernah gagal rasanya.

 

 
Mainan Anak di Matahari Plaza Pekalongan

 

Mainan Anak di Matahari Plaza Pekalongan
Mainan Anak di Matahari Plaza Pekalongan

 

Lokasi Matahari Plaza Pekalongan ini ada di Jl. Nusantara No. 5, Keputran, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. Buka dari pukul 09.30 sampai dengan 21.30 WIB. Jangan tanya berapa tiket masuknya ya, hehehe ... bercanda! Gratis kok masuk Matahari Plaza Pekalongan, hanya bayar parkir motor doang. Dan harga parkirnya dibandrol dengan harga Rp2000,-.

 

Sengaja mampir ke sini tapi saya tidak berniat untuk mampir ke matahari departement store, soalnya bawa bocil. Pasti rempong sekali, dan biasanya Gendis tidak betah digendong maunya turun dan ikut memilah-milih belanjaan.

 

Sembari Matahari Plaza Pekalongan dibuka seluruhnya, saya dan suami mengajak Gendis naik mobil-mobilan. Tapi Gendis justru tidak mau, tapi suka memegang-megang. Saya tahu sebenarnya dia penasaran, tapi masih takut-takut. Bisa sih digunakan dengan remote, tapi anaknya tidak mau.

 

Eh giliran di lapak yang sebelah, ada ATV motor yang bisa dinaiki bersama orangtuanya jadilah dia mau. Awalnya juga tidak mau dan memainkan klakson saja, tapi pas sudah jalan 3 kali puteran justru tidak mau turun. Ngajak Baduta memang PR banget, kadang apa yang dimau tidak keturutan akan berontak dan nangis.

 

Nggak hanya Gendis sih yang main, ada banyak anak-anak kecil yang juga naik motor ataupun mobil, ada burung-burung dan kuda-kudaan juga. Tapi Gendis memilih yang bisa didampingi orangtua.

 

Berapa harga yang harus dibayar untuk main wahana anak, seperti persewaan atv motor ini? Orangtua cukup merogoh kocek Rp20.000,- dengan waktu 15 menit saja. Wah ... untung banget ini sih yang punya hahaha ... Denganw aktu sesingkat itu, membayar duapuluh ribu.

 

 

Manfaat mengajak anak ke  Matahari Plaza Pekalongan

 

Apa yang didapatkan anak setelah pergi ke mall atau plaza? Dan tempat bermain yang lain? Ini dia:

 

  • Anak dapat belajar mengenal berbagai macam permainan
  • Akan juga makin terasah kreativitasnya
  • Perkembangan motorik anak bisa diasah dengan cara bermain tersebut
  • Permainan tersebut bisa menjadi media belajar anak, dan orangtua sebagai mediator serta bonding dapat tercipta dengan baik

 

Bagaimana? Sudah pernah mengajak anak bertamasya ke plaza atau mall? Hehehe ... sesekali tidak apa-apa ya kan? Itu juga kali pertama saya mengajak Gendis ke mall gede. Biasanya cuma di seputaran rumah, dan kalau lagi butuh beli sesuatu yang tidak ada di toko biasa barulah ke indomaret atau alfamart.

 

Mengajak anak jalan-jalan tuh butuh kekuatan yang besar hahaha ... soalnya dibawah dua tahun kan lagi aktif dan banyak gerak. Kalau saya lelah biasanya saya meminta tolong ayahnya, untuk handle.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

cara menghitung diskon 20 persen di kalkulator

50 Ribu Diskon 20 Persen jadi Berapa - Jadi postingan ini saya buat sengaja, biar jadi bahan ingatan buat saya yang lemah dalam berhitung, hehehe ... Jujur cara menghitung diskon 20 persen di kalkulator, saya sempat browsing bagaimana yang tepat. Dan ... biar ilmu tersebut nggak menguap, akhirnya sengaja saya tuliskan ke blog. 50 Ribu Diskon 20 Persen jadi Berapa?   Hal apa sih yang membutuhkan potongan diskon sekian persen? Apalagi kalau bukan berbelanja hehehe ... penawaran menarik adalah saat kita melihat angka yang dibandrol sebuah produk terus ada embel-embel diskon. #Ea ... iya apa iya?   Cara menghitung diskon 20 persen, ternyata begitu mudah dan ini bisa diterpkan pokoknya yang diskon 20 persen deh. Misalnya nih 120 ribu diskon 20 persen jadi berapa, 20 ribu diskon 20 persen jadi berapa, 250 ribu diskon 20 persen jadi berapa, dan lain sebagainya. Pada intinya dalam menghitung sama alurnya.

Sekoteng Pak Woh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan

Sekoteng PakWoh Pekalongan | Wisata Kuliner Khas Pekalongan - Yang ada dipikiran kita kalo menyebut kata 'Sekoteng' pasti minuman atau wedang khas Jawa yang terbuat dari air jahe dan dihidangkan hangat-hangat atau pas panas. Iya tidak? Ada campuran yang disandingkan di dalamnya seperti kacang tanah, pacar cina, roti tawar semacam wedang ronde gitu-gitu lah, benar? Asyiknya dinikmati pas sore atau malam hari, waktu cuaca mulai menunjukkan dingin, dan dijual berkeliling. Penampakan sekoteng Pak Woh Di Pekalongan justru berbeda, sekoteng disajikan saat cuaca sudah mulai panas, pukul 09.00 naik lah dan isiannya bukan yang ada dalam bayangan saya atau anda hehehe ... Sekoteng khas Pekalongan, mempunyai isian yang berbeda, yakni perpaduan antara es sirup, roti tawar, regal atau roti marie dan miswa yang mirip mie biting itu, tapi erbuat dari tepung terigu. Awalnya dia tampak mengeras, lama kelamaan akan lembek (nyemek-nyemek) karena terkena es. Asal-Usul Sekot

Pengalaman Naik Transjakarta Pertama Kali

Pengalaman Naik Transjakarta Pertama Kali - Beberapa kali pergi ke Jakarta, tapi sekalipun belum pernah naik Transjakarta dan baru kali ini kesan pertama saya rasakan. Akhirnya memutuskan untuk menuliskannya, sayang di sia-siakan momen kehidupan yang pernah dirasakan, iya nggak? Karena om Pram bilang, setiap pengalaman tak lain daripada fondasi kehidupan. Doel sahabat ngeblog saya, adalah orang yang kali pertama ngajakin naik Transjakarta. Perjalanan pertama kami mulai dari halte Senen, yang berakhir di Pulo Gadung. Rumah Doel lumayan deket dari terminal Pulo Gadung, karena kebetulan sebelum ke Bogor esok hari saya nebeng nginep di rumhanya. Thanks ya Doel, hemat duit deh hahaha ... nggak perlu nginep di hotel ya kan? Cara Naik Transjakarta untuk Pemula