MENU

Senin, 16 September 2019

Pagelaran Kesenian Ronggeng di Desa Semedo


Pagelaran Kesenian Ronggeng di Desa Semedo - Ada yang sudah pernah melihat orang menari? Kurang lebihnya gambaran Ronggeng adalah seperti itu. Ronggeng merupakan jenis tarian, dari tanah Jawa dan Pasundan. Melihat pagelaran Ronggeng, membuat saya ingat yang sedang viral. Yakni KKN di Desa Penari, lantas kami berasa sedang KKN. Sahabat saya Ila bahkan bilang, "Kita KKN dua hari nih!" hahaha ... iya juga ya.


gunung semedo tegal kabar terbaru situs semedo asal usul desa semedo dalam bahasa jawa makalah tentang situs semedo jenis benda purbakala yang ditemukan di semedo latar belakang situs purbakala semedo


Ronggeng termasuk istilah yang sudah tidak asing lagi, apalagi Ronggeng juga pernah jadi judul novel karya Ahmad Tohari, 'Ronggeng Dukuh Paruk' dan juga menjadi judul film. Ronggeng kini bukan lagi sekadar hiburan untuk masyarakat setempat, tetapi juga sebagai pengantar upacara adat lho! Di daerah Sunda sendiri tari Ronggeng, justru menjadi tari yang digelar ketika sedang bercocok tanam.

Ada yang bilang tari Ronggeng itu diperagakan dengan sexy, padahal tidak selalu. Di Pagelaran Ronggeng desa Semedo, tidak begitu. Penarinya justru cenderung malu-malu. Tetapi ada juga yang bagian seru, dimana penari akan menarik penonton pria dengan selendang tarinya. Pak Lurah yang ditarik oleh penari Ronggeng, ternyata tidak mau dan masih malu-malu hahaha ... akhirnya yang ditarik masyarakat sekitar. Ada bapak sepuh yang juga ditarik untuk berjoget bareng Ronggeng, kami semua terhibur dan tertawa. Bahkan ada bapak Hansip yang juga ditarik, Pak Hansipnya juga menyawer kedua Ronggengnya. Seru!



gunung semedo tegal kabar terbaru situs semedo asal usul desa semedo dalam bahasa jawa makalah tentang situs semedo jenis benda purbakala yang ditemukan di semedo latar belakang situs purbakala semedo



Selain malam kesenian Ronggeng, dari pihak tamu undangan Dinas setempat juga hadir menyemarakkan suasana. POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) Desa Semedo ini sangat diapresiasi oleh beliau-beliau yang hadir. Meski acara berlangsung malam dan di bukit Pelangi. Ternyata warga juga tumpah ruah, dari anak-anak sampai orang tua bersama menikmati acara yang berlangsung dengan kdhidmatnya.


gunung semedo tegal kabar terbaru situs semedo asal usul desa semedo dalam bahasa jawa makalah tentang situs semedo jenis benda purbakala yang ditemukan di semedo latar belakang situs purbakala semedo


Saya merasa bersyukur masih bisa menyaksikan kegiatan tradisi budaya semacam ini, meski di desa yang lumayan jaraknya dari kota. Desa Semedo masih melestarikan budaya yang ada, bahkan ditambah lagi dengan adanya Museum Situs Semedo pasti akan banyak masyarakat lain kota yang hadir. Semoga Desa Semedo semakin dikenal luas, dan pengunjung yang hadir ini membawa dampak yang baik. Misalnya seperti masyarakat sekitar yang memiliki usaha turut dilarisin jualannya, parkirannya setidaknya mendapatkan pemasukan untuk desanya. Karena jalannya masih berbatu dan belum rata, semoga next time kalau saya main ke sini sudah menjadi jalan beraspal hehehe ... aamiin. Kan jadi semakin mudah aksesnya ya kan?

Baca juga : 


EXPLORE DESA SEMEDO DAN BERKENALAN DENGAN RUMAH VERNAKULAR




1 komentar :

  1. Drpd kisah KKN, ak malah inget lagu dandut yg pas kecil, ada lirik lagu yg nyebut tari Ronggeng.

    BalasHapus